Beranda Berita Umum Informasi Teknologi Internet Tips Komputer Tips Smartphone Android APK

Ads banner ParkirWacana

Perbandingan Sistem Operasi 32bit dan 64bit

thumbnail
Perbandingan Sistem Operasi 32bit dan 64bit
Perkembangan dunia teknologi dewasa ini telah merambah ke semua lini perangkat digital yang mengusung tingkat teknologi yang terus dikembangkan khususnya dalam pengembangan sistem operasinya. Perkembangan sistem operasi baik itu pada perangkat komputer untuk Personal Computer (PC) berupa komputer desktop maupun laptop sudah tersedia dalam dua jenis, yakni sistem operasi yang menggunakan versi 32-bit dan yang menggunakan versi 64-bit. Tidak hanya itu, perkembangan versi sistem operasi ini pun telah dikembangkan didunia smartphone atau telepon pintar yang ditujukan untuk mengoptimalkan kinerja otak utama dalam perangkat keras smartphone yakni prosesor. 

Dewasa ini sangat banyak pengguna komputer yang cenderung memilih untuk menggunakan sistem operasi 64 bit dibandingkan dengan penggunaan sistem 32 bit pada perangkat komputer atau gadget mereka. Tidak hanya pada komputer saja, pada perangkat smartphone juga dikembangkan sistem operasi dengan versi 32bit dan 64bit, tapi apakah Anda sebenarnya paham perbedaan diantara keduanya? dan bagaimana mengentahui kalau perangkat komputer atau smartphone Anda menggunakan sistem dengan versi 32bit atau 64bit? Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai perbedaan sistem operasi 32 bit dan 64 bit pada perangkat komputer maupun smartphone sehingga anda bisa memahami kedua versi tersebut guna menentukan pilihan bagi Anda sendiri untuk memilih versi mana yang ideal untuk Anda gunakan.

Pengertian Bit

Bit adalah salah satu jenis satuan data yang digunakan dalam suatu sistem operasi sebuah perangkat untuk menangani informasi dalam bentuk kode binary dalam satuan waktu. Kode binari ini biasa dikenal sebagai kode sistem sebagai serangkaian angka digit yang terdiri dari angka 1 atau angka 0. Masing-masing digit kode binari dihitung sebagai satu bit, maka dapat dikatakan bahwa pada sistem versi 32bit dapat memproses sebanyak 32 digit sekaligus dalam satu waktu, begitu juga untuk sistem dengan versi 64bit yang dapat memproses sebanyak 64 digit kode binary sekaligus dalam satu waktu. 

Secara ringkas, dimana semakin besar jumlah bit yang dimiliki oleh sebuah prosesor atau sistem operasi, maka secara teori akan semakin banyak instruksi dan memori yang bisa digunakan dan dikerjakan oleh perangkat tersebut. 

Perkembangan Bit

Perkembangan bit pada teknologi komputer mulai dari yang paling kecil yakni 4bit, 8bit, dan kemudian dikembangkan hingga 32bit dan 64bit yang hingga saat ini banyak dikenal dan digunakan. Untuk sistem dengan versi 32bit biasa ditulis dengan versi x86, sedangkan untuk sistem dengan versi 64bit biasa ditulis dengan versi x64.

Penerapan sistem operasi dan prosesor pada perangkat smartphone yang memiliki versi 32bit dan 64bit bukanlah hal yang baru, perkembangan vesi 64bit baru dimulai kurang lebih beberapa tahun yang lalu. Dilain sisi pada dunia komputer sendiri telah dimulai sejak lama dengan kehadiran berbagai macam prosesor dan sistem operasi yang mendukung versi 64bit, antara lain sistem operasi Windows, MacOS, GNU/Linux dan lain sebagainya. Kehadiran AMD Athlon64 adalah salah satu prosesor versi 64bit pertama yang dirilis pada tahun 2003-an yang diikuti oleh prosesor lainnya yang mendukung versi 64bit yang dirilis di pasaran.

Di dunia smartphone, sistem dengan versi 64bit mulai hadir dan dikembangkan dari tahun 2013 dengan kehadiran perangkat smartphone iPhone 5s dari Apple yang kemudian disusul dengan kemunculan sistem operasi Android 5.0 yang juga mendukung sistem versi 64bit. Mulai saat itulah semakin banyak varian prosesor dan juga sistem operasi smartphone yang mengeluarkan varian perangkat dengan versi 32bit dan juga 64bit.

Perbedaan Sistem 32Bit dan 64Bit

Perbedaan antara sistem 32bit dan sistem 64bit terletak pada jumlah satuan data binary yang mampu ditangani oleh sebuah prosesor (otak utama) dalam satuan waktu tertentu sekaligus pada sebuah perangkat. Bahasa umumnya yakni kecepatan kemampuan membaca data oleh prosesor per satuan waktu. Jadi bisa disimpulkan bahwa sebuah perangkat yang dirancang dengan menggunakan sistem 64bit akan memiliki potensi kinerja yang jauh lebih besar atau lebih cepat dibandingkan dengan sebuah perangkat yang dirancang dengan sistem 32bit.

Pada dasarnya, fungsi bit mengacu pada bagaimana cara sebuah processor menangani data informasi pada sebuah perangkat. Sistem operasi dengan versi 64bit akan jauh lebih unggul dari pada sistem operasi 32bit, maka perbedaan yang mencolok terletak pada jumlah data informasi yang dapat diatasi oleh processor.

Perbandingan Sistem 32Bit dan 64Bit

Berdasarkan pengertian dan perbedaan antara sisitem 32bit dan sistem 64bit, dapat diketahui perbandinggan diantara keduanya, namun kedua versi sistem tersebut masih banyak digunakan pada berbagai perangkat komputer maupun smarthone hingga saat ini. Untuk memudahkan Anda dalam memilih perangkat dengan versi sistem yang tepat antara sistem 32bit dan 64bit, ada baiknya Anda menyimak pembahasan berikut mengenai perbandingan sistem 32bit dan 64bit.

1. Kemampuan Penggunaan RAM

Apabila dibandingkan, kedua versi sistem operasi ini memiliki kemampuan yang berbeda dalam mengoptimalkan penggunaan RAM (Random Acces Memory) pada perangkat.  

Untuk sistem versi 32bit hanya mampu mengolah data dengan memori berkapasitas maksimal 4096 MB atau sekitar 4 GB saja dan biasanya pada setiap satu DIIM memory hanya mampu maksimal dibatasi dengan kapasitas 2GB saja. Apabila pada perangkat telah terpasang RAM dengan kapasitas lebih dari 4 GB, maka sistem tidak akan membaca dan dan menggunakan seluruh kapasitas RAM tersebut, sistem 32bit hanya akan membaca dan menggunakan maksimal 4 GB RAM dan selebihnya akan diabaikan.

Sedangkan untuk sistem dengan versi 64 bit, versi ini mampu dan dapat mengolah memori RAM yang besar hingga berkapasitas 17,2 Miliyar GB serta dapat menangani tugas mengolah data hingga dua kali lipat lebih optimal dari pada 32 bit. Sehingga sistem dengan versi 64bit sangat sesuai digunakan bagi pengguna aplikasi games dan desain grafis yang membutuhkan kinerja perangkat yang handal. Penggunaan sistem operasi 64 bit dapat lebih responsive ketika pengguna menjalankan aplikasi pada waktu yang sama (multi tasking) dan beralih dari satu aplikasi ke aplikasi yang lainya dengan mudah tanpa masalah karena didukung jumlah RAM yang besar.

Pengembangan prosesor dengan sistem versi 64bit harus didukung juga dengan
adanya kemampuan sistem operasi yang sesuai dan mendukung kemampuan prosesor versi 64bit tersebut. Sistem operasi merupakan dasar bekerjanya sebuah prosesor secara optimal. Misalnya pada sistem operasi Windows, dimana hingga saat ini Windows 10 versi 64bit edisi Home hanya mampu menggunakan 128 GB RAM saja dikarenakan alasan perizinan, sedangkan untuk Sistem Operasi Windows 10 versi 64bit edisi Professional dan Enterprise hanya terbatas pada maksimal menggunakan RAB sebesar 512 GB.

Pada prosesor smartphone Android dengan versi 32bit dapat menyimpan data sekitar 4 miliar data, dilain sisi untuk prosesor smartphone Android 64bit dapat menyimpan data sebanyak 18 miliar. Dapat disimpulkan, smartphone Android 64bit dapat menyimpan data jauh lebih banyak data dibandingkan dengan smartphone Android 32bit.

Smartphone dengan Android versi 32bit hanya bisa memanfaatkan RAM sebanyak maksimal 4 GB, sedangkan smartphone Android dengan versi 64bit dapat memanfaatkan maksimal RAM lebih dari 32 GB yang saat ini sudah dikembangkan hingga 128 GB dan 512 GB. 


Kapasitas RAM pada suatu perangkat baik itu komputer maupun smartphone pastinya akan meningkatkan kemampuan perangkat tersebut. Pada smartphone misalnya, dengan menggunakan RAM yang besar maka peforma game di smartphone akan semakin baik dan ringan. Begitu juga pada perangkat komputer, dengan menggunakan RAM yang besar maka komputer tersebut akan mudah menjalankan berbagai macam pekerjaan yang berat. Itulah perbandingan antara versi 32bit dan 64bit terkait kemampuan penggunaan RAM.

2. Kinerja Prosessor

Peforma yang dimiliki oleh prosesor dengan sistem 64bit tentu lebih baik dibanding dengan yang menggunakan sistem 32bit, karena teknologi yang dimiliki oleh processor 64 bit lebih baru dan cepat dibanding 32 bit. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja prosessor dengan versi 64bit memiliki performa yang jauh lebih baik dari kinerja prosessor 32bit.

Kinerja prosessor 64bit mampu melakukan berbagai macam pekerjaan yang berat secara bersamaan, misalnya seperti mengedit video, desain, bermain games berat, dan sebagainya. Sedangkan untuk prosessor 32bit kurang sesuai untuk digunakan dalam menjalankan berbagai macam pekerjaan yang berat, perangkat akan dipaksakan untuk melakukan pekerjaan berat sehingga bisa mengakibatkan sistem menjadi crash dan lambat.

Pada smartphone, prosesor atau sistem dengan versi 64bit memiliki kemampuan mengakses atau memproses instruksi lebih banyak dalam satu waktu dengan lebih cepat dan lebih efektif daripada menggunakan prosesor atau sistem yang menggunakan versi 32bit.

3. Kompabilitas Software

Sistem operasi yang menggunakan versi 64bit dapat menjalankan hampir semua software yang dirancang untuk versi 32bit. Namun tidak sebaliknya, untuk sistem operasi yang menggunakan versi 32bit tidak dapat menjalankan software yang dirancang untuk versi 64bit, karena sistem operasi dengan versi 64bit lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi yang membutuhkan RAM yang tinggi, dan processor yang mumpuni yang tidak mampu di dijalankan pada sistem operasi dengan versi 32bit.

Cara Mengetahui Versi Sistem Operasi Pada Sebuah Perangkat

Bagaimana cara mengetahui versi sistem operasi yang digunakan pada perangkat komputer dan smartphone Anda? berikut akan diuraikan cara mengetahui versi sistem operasi pada perangkat komputer dan smartphone Anda, antara lain:

1. Pada Komputer dengan Sistem Operasi Windows

Untuk mengetahui versi sistem operasi yang digunakan pada komputer yang menggunakan platform Windows, dapat dilakukan beberapa langkah berikut:
  • Buka dan lihat informasi yang ada pada "System Properties".
  • Untuk membuka jendela System Properties ada beberapa cara, yakni dengan Klik kanan pada icon Windows lalu pilih System, atau masuk ke Control Panel/System and Security/System, atau dengan menekan kombinasi tombol "Windows + Pause" pada keyboard.
  • Dapat juga dilihat pada "System Informasi" yang dapat dibuka melalui aplikasi RUN, caranya tekan kombinasi tombol "Windows + R" pada keyboard, kemudian ketikkan “msinfo32” lalu OK.
  • Pada jendela System, disamping kanan System Type akan tercantum informasi mengenai "System Type" misalnya "x64-based PC" pada jendela System Operasi atau pada jendela System Properties akan muncul informasi “64-bit Operating System” untuk versi sistem operasi komputer Anda, dan informasi "x64-based processor" untuk versi dukungan prosessor komputer Anda.

2. Pada Komputer dengan Sistem Operasi Linux

Selanjutnya untuk mengetahui versi sistem operasi yang digunakan pada komputer yang menggunakan platform Linux, dapat dilakukan beberapa langkah berikut: 
  • Ketikkan perintah berikut ini di terminal:
$ uname -a
  • Maka akan muncul informasi mengenai sistem operasi yang digunakan komputer Anda, lihat pada bagian akhir informasi yang muncul.
  • Apabila pada bagian akhir informasi hasilnya adalah seperti ini:
......... x86_64 x86_64 x86_64 GNU/Linux
  • Maka sistem operasi Linux yang digunakan komputer Anda adalah versi 64bit.
  • Tetapi apabila hasil bagian akhir yang muncul seperti ini :
......... i686 GNU/Linux - Atau salah satu yang bertuliskan i386, i486, i586, i686.
  • Maka sistem operasi komputer Anda menggunakan sistem versi 32bit.
  • Alternatif lain, anda dapat menggunakan perintah berikut ini :
getconf LONG_BIT
  • Apabila informasi yang muncul adalah 32, i386, x86 atau i686 maka komputer Anda menggunakan sistem 32bit.
  • Apabila informasi yang muncul adalah 64, ia64, atau x86_64 maka sistem operasinya adalah 64bit. 

2. Pada Komputer dengan Sistem Operasi Mac X Apple

untuk mengetahui versi sistem operasi yang digunakan pada komputer yang menggunakan platform Mac OS Apple dapat dilakukan langkah berikut:
  • Pada Mac OS Apple tidak tertera secara langsung informasi mengenai versi sistem bit yang digunakan komputer, namun Anda dapat mengetahuinya dengan menggunakan informasi jenis prosesor yang digunakan.
  • Pada desktop Anda, Pilih tombol “Menu Apple/About This Mac”.
  • Pilih “More Info” kemudian pilih “System Report”.
  • Pilih menu “Hardware” lalu lihat informasi pada “Processor Name”.
  • Selanjutnya Anda tinggal mencocokan jenis prosessor yang digunakan komputer Anda dengan tabel dibawah ini.
Processor
Bit System
Intel Core Solo
32Bit
Inter Core Duo
32Bit
Intel Core 2 Duo
64Bit
Intel Quad – Core Xeon
64Bit
Dual – Core Intel Xeon
64Bit
Quad – Core Intel Xeon
64Bit
Core i3
64Bit
Core i5
64Bit
Core i7
64Bit

3. Pada Smartphone Android

Untuk mengetahui perbedaan smartphone yang menggunakan sistem operasi 32 bit atau 64 bit hanya bisa dilakukan dengan bantuan aplikasi tambahan, yakni aplikasi benchmark yang ditujukan untuk menyajikan segala bentuk informasi dan kinerja pada semua smartphone. Salah satu aplikasi yang mudah digunakan adalah aplikasi AnTuTu Benchmark. Caranya sebagai berikut :
  • Download aplikasi AnTuTu Benchmark yang bisa Anda dapatkan di Playstore atau di aplikasi store lainnya sesuaikan dengan platform smartphone Anda.
  • Kemudian pasang aplikasi tersebut di smartphone Anda dan jalankan. 
  • Buka aplikasi tersebut dan pilih tab bagian informasi atau pemberitahuan.
  • Pada bagian ini akan ditampilak informasi mengenai jenis smartphone Anda apakah termasuk 32 bit atau 64 bit.

Kelebihan dan Kekurangan Versi 32Bit

Kelebihan:
  • Digunakan pada komputer atau laptop dengan spesifikasi yang rendah.
  • Dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi versi lama dengan basis 8bit dan 16bit.
  • Kompatible ketika digunakan pada driver lama.
  • Sesuai dengan komputer dengan penggunaan RAM kurang dari 4GB.
  • Lebih optimal ketika digunakan pada komputer yang memiliki RAM berkapasitas 2Gb.
  • Harga perangkat dengan sistem 32bit lebih murah dibandingkan dengan perangkat yang sudah mendukung sistem 64bit.
Kekurangan:
  • Tidak dapat menggunakan ram lebih dari 4GB.
  • Tidak dapat menjalankan software atau aplikasi yang ditujukan untuk sistem 64bit.
  • Tidak dapat menjalankan software atau aplikasi yang membutuhkan spesifikasi tinggi.

Kelebihan dan Kekurangan Versi 64Bit

Kelebihan:
  • Kinerja perangkat lebih cepat dalam mengolah data.
  • Kinerja perangkat lebih efisien dan hemat daya.
  • Dapat mengoptimalkan kinerja prosesor dengan based 64bit.
  • Dapat menjalankan software atau aplikasi yang berbasis 32bit.
  • Sangat baik menjalankan software atau aplikasi dengan spesifikasi tinggi.
  • Dapat menjalankan software dan aplikasi keluaran terbaru.
Kekurangan:
  • Membutuhkan perangkat dengan spesifikasi yang tinggi.
  • Minimal RAM yang dibutuhkan agar optimal adalah 4 GB keatas.
  • Tidak bekerja optimal pada perangkat komputer yang lama.

Tips dalam Memilih Penggunaan Sistem Operasi Versi 32Bit atau 64Bit

Berdasarkan uraian diatas, maka ada baiknya apabila Anda memilih untuk menggunakan sistem operasi pada perangkat Anda atau pada saat Anda akan membeli sebuah perangkat, terlebih dahulu Anda mengetahui segala perbedaan antara sistem dengan versi 32bit dan 64 bit. 

Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda jadikan sebagai referensi bagi Anda untuk memutuskan memilih sistem operasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda, antara lain :

1. Bagi Anda yang akan membeli komputer atau smartphone baru
  • Apabila Anda akan membeli perangkat komputer atau smartphone yang baru, pilihlah yang sudah support dengan versi 64bit agar perangkat Anda tersebut dapat terus digunakan dimasa depan dengan dukungan software atau aplikasi yang terus dikembangkan untuk versi 64bit.
  • Dengan membeli perangkat yang sudah mendukung sistem versi 64bit maka dikemudian hari nantinya apa bila dibutuhkan, Anda dapat menambah kapasitas RAM pada komputer Anda atau kapasitas Memory pada smartphone Anda sehingga dengan sistem 64Bit penambahan kapasitas RAM atau memory tersebut dapat didukung oleh perangkat dan akan berjalan dengan optimal.
  • Bisa juga disesuaikan dengan kebutuhan dan peruntukan perangkat yang akan Anda beli tersebut. Jika komputer yang akan Anda beli ditujukan untuk menjalankan Software atau aplikasi yang membutuhkan RAM tinggi, kartu video/VGA tinggi seperti aplikasi untuk mengolah gambar, desain grafis, pengolahan video atau menjalankan game yang berat, maka anda akan membutuhkan sistem komputer yang mendukung versi 64 bit. Tetapi apabila Anda hanya akan menggunakan software atau aplikasi ringan seperti mengolah dokumen, membuat tabel, dan untuk pengurusan administrasi saja, maka versi 32bit sudah cukup bagi perangkat Anda tersebut. 
2. Bagi Anda yang telah memiliki perangkat komputer
  • Cek spesifikasi komputer yang telah Anda miliki khususnya terkait jenis porcessor dan kapasitas RAM, apakah mendukung penggunaan sistem operasi 64bit atau tidak, apabila tidak mendukung sebaiknya Anda menggunakan sistem versi 32bit agar komputer Anda dapat bekerja secara optimal. 
  • Jika kapasitas RAM yang Anda gunakan pada komputer hanya 1GB sampai 2GB disarankan menggunakan sistem operasi versi 32bit. Dilain sisi jika kapasitas RAM yang Anda gunakan pada komputer lebih dari 4GB sebaiknya Anda menggunakan sistem operasi versi 64bit.
  • Sama halnya dengan processor, apabila jenis processor Anda tidak mendukung sistem 64bit (lihat tabel diatas mengenai system processor based) maka jangan memaksakan untuk menggunakan sistem operasi 64Bit karena ini akan membebani kinerja processor komputer Anda.
  • Penggunaan basis sistem operasi harus menyesuaikan dengan spesifikasi hardware pada perangkan komputer yang anda pakai karena akan lebih optimal dan aman ketika menjalankan komputer dengan basis sistem operasi yang sesuai.
  • Jangan memaksakan menggunakan sistem operasi versi 64bit pada komputer yang memiliki spesifikasi kurang mumpuni, karena hanya akan membebani komputer tersebut dan dapat menyebabkan masalah dengan driver.
  • Pemilihan dan pemasangan software atau aplikasi pada perangkat komputer juga harus disesuaikan dengan sistem operasi yang Anda gunakan pada komputer agar software atau aplikasi tersebut dapat kompatible dan bekerja dengan optimal. Cek terlebih dahulu software atau aplikasi yang akan dipasang, apakah support versi 64bit atau tidak, biasanya pada software yang membutuhkan spesifikasi komputer tinggi menyertai keterangan dukungan versi 64bit pada kemasannya atau lihat pada keterangan minimal RAM yang dibutuhkan, apabila minimal RAM yang dibutuhkan lebih besar dari 2GB maka dapat dipastikan software atau aplikasi tersebut lebih sesuai menggunakan sistem operasi 64bit.
  • Apabila Anda ingin memaksakan penggunaan versi 64bit pada komputer lama Anda, sebaiknya Anda melakukan beberapa penyesuaian upgrade komponen komputer Anda terlebih dahulu agar sistem operasi 64bit tersebut dapat berjalan dengan optimal, apabila tidak dilakukan penyesuaian upgrade komponen maka tidak ada perbedaan yang dapat Anda rasakan dengan penggunaan sistem 32bit sebelumnya, bahkan akan menjadi beban bagi processor komputer Anda. Upgrade komponen sesuai dengan minimal kebutuhan sistem operasi 64bit antara lain minimal RAM 4GB, minimal jenis processor Intel Core 2 Duo, minimal kapasitas hardisk bebeas atau kosong lebih dari 40GB untuk alokasi data sistem, kartu grafis yang tertanam di dalam perangkat diharuskan mendukung API Direct X 9 atau yang lebih tinggi.

Kesimpulan

Demikianlah bahasan mengenai perbandingan sistem operasi 32bit dan 64bit yang dapat Anda gunakan sebagai referensi dalam memilih sistem operasi yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Bagi Anda yang sering menggunakan aplikasi-aplikasi yang berat, maka sistem operasi dan prosessor based 64bit merupakan pilihan yang tepat bagi Anda. Bagi Anda yang masih menggunakan sistem operasi 32bit, Anda dapat melakukan upgrade komponen perangkat komputer Anda yang sesuai dan beralih pada sistem operasi 64bit, karena dengan sistem operasi 64bit Anda dapat memiliki banyak sekali kelebihan-kelelebihan yang dapat mengoptimalkan kinerja komputer Anda.

Apabila Anda mempunyai pertanyaan terkait artikel ini, atau sekedar masukan saran dan tanggapan bagi kami, Anda dapat mengisinya di kolom komentar. Jangan lupa Follow dan Subscribe situs Kami untuk mendapatkan update terbaru artikel-artikel Kami lainnya.

Semoga berguna.
My best regard, thx 😊


Semangat! “Jangan membatasi diri Anda. Kebanyakan orang membatasi diri mereka terhadap apa yang mereka pikir mampu mereka lakukan. Anda dapat terus maju sejauh batasan pikiran Anda, apa yang Anda yakini percayailah Anda mampu mewujudkannya”

Tips Mengamankan Folder Data Komputer Tanpa Software Tambahan

thumbnail
Tips Mengamankan Folder Data Komputer Tanpa Software Tambahan
Pada umumnya diantara para pengguna komputer, masih banyak pengguna yang tidak menggunakan komputer secara pribadi, tetapi masih menggunakan komputer secara bersama-sama, sehingga kebanyakan satu unit komputer bisa digunakan bersama dengan beberapa anggota keluarga atau teman dan rekan kerja.

Apalagi apabila komputer yang digunakan adalah komputer kantor yang dapat diakses oleh rekan kantor yang lain, sehingga keberadaan data penting Anda sendiri akan dapat diakses oleh orang lain.

Dalam kondisi seperti ini sangat beresiko untuk menyimpan data personal penting didalam komputer yang digunakan bersama, padahal data personal itu merupakan data penting yang bisa saja berisi file-file kegiatan pribadi, file-file untuk akses berkas online, informasi keuangan pribadi, akun sosial media, arsip email penting, dan sebagainya.

Kebanyakan kondisi seperti ini terabaikan oleh kita yang menggunakan komputer secara bersama, pengabaian akan pentingnya keberadaan data pribadi untuk tidak dapat diakses oleh orang lain, sehingga kita terkadang tidak melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi informasi data pribadi yang terdapat dalam komputer tersebut.

Dilain sisi, resiko besar terkait dengan berbagi penggunaan perangkat komputer cukup signifikan untuk dapat meningkatkan peluang data yang tersimpan pada perangkat hilang atau dicuri sehingga kita sendiri tidak mampu mengakses data dari sistem atau cadangan komputer yang sebelumnya telah berfungsi. 


Berdasarkan kondisi tersebut, ada baiknya anda memberikan pengamanan khusus pada folder data dikomputer tersebut, hal ini untuk mencegah adanya akses dari pengguna lainnya pada folder data Anda sehingga meminimalisasi adanya kehilangan atau pencurian data pribadi Anda.

Cara pengamanan folder ini dapat langsung diterapkan pada komputer yang berbasis OS Windows tanpa menggunakan bantuan software lainnya sehingga tidak menyulitkan Anda dalam penerapannya.

Langkah-langkah penerapannya sebagai berikut :

Pembuatan pengamanan folder data penting personal Anda dilakukan dalam 2 (dua) tahapan yang mudah, tahap pertama sebagai berikut :
    • Buka dan jalankan Aplikasi "Notepad" di komputer Anda.
    • Anda dapat membuka melalui aplikasi "Run", atau tekan "Windows + R" lalu ketik Notepad kemudian Enter atau OK.
    • Setelah aplikasi Notepad muncul, copy script dibawah ini, dan salin kedalam Notepad Anda.
      cls
      @ECHO OFF
      title Folder NamaFolder
      if EXIST "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" goto UNLOCK
      if NOT EXIST NamaFolder goto MDLOCKER
      :CONFIRM
      echo Apakah anda ingin mengunci Folder tersebut ? (Y=Ya/T=Tidak)
      set/p "cho=>"
      if %cho%==Y goto LOCK
      if %cho%==y goto LOCK
      if %cho%==t goto END
      if %cho%==t goto END
      echo Pilih dan Ketik Y atau T.
      goto CONFIRM
      :LOCK
      ren NamaFolder "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
      attrib +h +s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
      echo NamaFolder Terkunci
      goto End
      :UNLOCK
      echo Masukkan Password untuk Membuka Pengamanan Folder NamaFolder
      set/p "pass=>"
      if NOT %pass%== bukasaja goto FAIL
      attrib -h -s "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}"
      ren "Control Panel.{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}" NamaFolder
      echo Folder NamaFolder sudah di buka
      goto End
      :FAIL
      echo Maaf Password SALAH !!
      goto end
      :MDLOCKER
      md NamaFolder
      echo Folder Aman NamaFolder Sukses di Buat!
      goto End
      :End
      Selanjutnya setelah Anda melakukan langkah pertama diatas, lakukan langkah penting berikut ini:
        • Setelah Anda menyalin script pengamanan folder diatas kedalam aplikasi Notepad Anda, lakukan pengeditan pada tulisan yang berwarna dalam script pengamanan tersebut.
        • Scrip dengan tanda Warna Biru ubah menjadi nama folder yang ingin Anda buat sebagai tempat penyimpanan data pribadi Anda. Warna Merah ubah menjadi password atau kode pembuka kunci folder yang Anda inginkan, password bebas bisa merupakan kombinasi huruf dan angka. Buatlah kode password yang sulit ditebak, unik, tetapi mudah Anda ingat.
        • Selanjutnya simpan File Notepad tersebut pada directori atau sub folder dikomputer Anda dengan nama yang Anda sukai dan usahakan nama file tersebut tidak menimbulkan rasa ingin tahu orang lain untuk membuka atau menghapusnya. 
        • Simpan Nama file menggunakan extensi file : *.Bat dengan Save As Type : All Files (*.*).
        • Misalnya Save As dengan nama file: Keamanan Data.Bat | Save as type: All Files (*.*) | selanjutnya klik Save.
        • Selanjutnya Anda dapat mencoba menjalankannya.
          Cara penggunaannya dapat Anda ikuti langkah berikut :
            • Klik dan jalankan file bat yang telah Anda buat tadi, contoh disini menggunakan file Keamanan Data.Bat yang telah dibuat tadi.
            • Maka akan muncul folder baru dengan nama yang telah Anda tentukan pada saat membuat file pengamanan folder (nama folder sesuai dengan kode dalam script yang berwana Biru).
            • Buka folder baru tersebut dan simpan semua data-data personal penting Anda kedalam folder tersebut.
            • Setelah selesai, buka dan jalan lagi file Keamanan Data.Bat untuk mengamankan folder tersebut, maka Anda akan diarahkan untuk mengamankan folder tersebut atau tidak.
            • Pilih Y atau Ya, untuk mengamankan folder Anda. Pilih T atau Tidak, untuk tidak mengamankan folder Anda. Selanjutnya tekan Enter.
            • Apabila Anda memilih Ya, maka folder tersebut akan disembunyikan dan tidak dapat dilihat atau ditemukan oleh orang lain. Apabila Anda memilih Tidak, maka folder tersebut tetap akan ada dan dapat dilihat atau ditemukan oleh orang lain.  
            • Untuk menampilkan kembali folder personal Anda tadi, klik dan jalankan kembali file Keamanan Data.Bat.
            • Maka akan muncul pertanyaan keamanan untuk memasukan kata kunci yang telah Anda tetapkan pada script pengamanan yang berwana merah tadi.
            • Isi kata kunci atau password Anda, kemudian tekan Enter.
            • Selanjutnya folder personal Anda tadi akan muncul kembali, sehingga Anda dapat mengakses data-data yang ada didalamnya seperti biasa.

              Dengan menerapkan tips ini maka data-data penting Anda sudah aman dari akses orang lain. Namun bagaimana apabila file Keamanan Data.Bat yang telah dibuat tadihilang atau terhapus atau dihapus oleh orang lain? Tenang saja, file tersebut hanya di sembunyikan oleh file Keamanan Data.Bat agar tidak dapat dilihat dan ditemukan oleh orang lain, jadi masih dapat Anda tampilkan dan Anda akses kembali dengan 2 cara, yakni :
              1. Cara pertama : Membuat file Keamanan Data.Bat yang baru, kemudian simpan di folder tempat data-data personal tadi. Sehingga Anda dapat menjalankan file bat tersebut untuk menampilkan folder pribadi Anda. 
              2. Cara kedua : Mematikan fitur "Hide Protected Operating System Files (Recomended)" yang ada pada pengaturan Windows Explorer. Dengan mematikan fitur ini maka seluruh data yang tersembunyi di Windows Explorer termasuk data pribadi Anda akan ditampilkan dalam mode bayangan folder. Selanjutnya Anda dapat menyalin atau memindahkan isi folder pengamanan Anda ke folder lain yang Anda inginkan. Jangan lupa untuk mengaktifkan kembali fitur hide tersebut untuk menyembunyikan seluruh file dan data sistem yang tersembunyi secara default, hal ini penting untuk menjaga agar file-file yang dibutuhkan oleh sistem windows tetap tersimpan dengan baik dan tidak terhapus yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem windows komputer Anda.
              Untuk mengantisipasi terjadinya penghapusan pada file bat yang telah Anda buat, Anda dapat melakukan pengaturan tambahan pada file Keamanan Data.Bat tersebut agar tidak dapat dihapus oleh pengguna lain komputer Anda. Caranya :
              1. Pilih file Keamanan Data.Bat,
              2. Klik Kanan dan pilih "Properties",
              3. Pada jendela properties Klik "Tab Security",
              4. Pada bagian Group or user names pilih dan klik tombol "Edit",
              5. Pilih "Users" komputer yang ada,
              6. Pada bagian Permissions for users, centang semua kotak pada pilih "Deny"
              7. Kemudian Klik "Apply" lalu "OK".
              8. Maka selanjutnya file Keamanan Data.Bat tidak akan dapat dihapus lagi. 
              9. Untuk mengembalikan pengaturan agar file Keamanan Data.Bat dapat dihapus, maka Anda tinggal ikuti langkah-langkah diatas dan pada bagian Permissions for users, centang kembali semua kotak pada pilih "Allow" dan pilih "OK".
              Maka selanjutnya file pengamanan folder tadi telah aman dari perlakukan negatif pengguna lain yang mungkin dengan sengaja atau tanpa sengaja menghapusnya dikarenakan ketidaktahuan atau kesengajaan mereka.

              Demikianlah tips mengamankan folder data pada komputer tanpa bantuan software pendukung lainnya yang dapat Anda terapkan. Penggunaan tips ini memang masih memiliki kelemahan, tetapi setidaknya dapat digunakan untuk meminimalisir adanya akses dari orang lain terhadap data-data pribadi tanpa sepengetahuan Anda. 

              Bila Anda menginginkan perlindungan yang lebih ekstra dengan resiko kelemahan yang hampir tidak ada, Anda dapat menggunakan bantuan perlindungan tambahan dengan memasang software khusus pengamanan folder yang dapat Anda cari di internet.

              Apabila Anda mempunyai pertanyaan atau memiliki kendala penerapan tips dalam artikel ini, atau sekedar masukan saran dan tanggapan bagi kami, Anda dapat mengisinya di kolom komentar. Jangan lupa Follow dan Subscribe situs Kami untuk mendapatkan update terbaru artikel-artikel Kami lainnya.
              Rekomendasi Artikel :
              - Tips yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Smartphone Baru
              - Tips yang Harus Dilakukan Pada Saat Membeli Smartphone Baru
              - Rangkuman Kode-Kode Smartphone (HP) Android

              Semoga berguna.
              My best regard, thx 😊


              Semangat! “Kebesaran sebenarnya dapat ditemukan dalam hal-hal kecil yang terkadang kita lewatkan”

              9 Tips Menggunakan Komputer yang Sehat dan Agar Tidak Jenuh Bekerja

              thumbnail
              Tips Sehat Saat Menggunakan KomputerMenggunakan perangkat komputer dalam kehidupan sehari-hari sudah menjadi hal yang biasa dan sudah menjadi kebutuhan utama dalam menunjang pelaksanaan kegiatan baik dalam hal pekerjaan, pendidikan, hiburan, atau bahkan untuk sekedar berkomunikasi. 

              Pada jaman modern saat ini menggunakan komputer merupakan hal yang umum dilakukan di semua kalangan penggunanya, bahkan semua aktifitas dan kegiatan pada umumnya sudah dilakukan hanya dengan menggunakan komputer. 

              Beraktifitas didepan komputer memang menyenangkan dan bisa membuat Kita lupa akan waktu. Akan tetapi dengan penggunaan komputer yang rutin dan kurang tepat, maka bisa dimungkinkan terkadang Kita sebagai pengguna komputer merasakan lelah atau bahkan dapat terkena gangguan kesehatan tubuh seperti mata sakit, pusing, lelah, leher tegang, dan atau sakit pada bagian-bagian tubuh tertentu kita.

              Kondisi tersebut memang merupakan dampak dari penggunaan komputer yang berlebihan dan kurang tepat. Hal ini sebaiknya jangan diabaikan, karena kesehatan tubuh Kita sangat penting untuk dijaga agar kita selalu siap dalam melaksanakan aktifitas dan kegiatan sehari-hari.

              Memang penggunaan komputer sudah menjadi tuntutan hidup yang harus dilakukan terutama terkait dengan beban kerja yang cukup besar dan rutinitas didepan komputer yang selalu saja ada sebagai bagian dari penyelesaian pekerjaan yang tak kunjung habis. Maka terkadang kejenuhan akan muncul yang berdampak pada menurunnya motivasi, semangat, serta performa seseorang dalam bekerja. 

              Berikut ini beberapa tips yang dapat anda terapkan saat Anda beraktifitas menggunakan komputer agar kesehatan tubuh Anda tetap terjaga dan tidak menjadi jenuh saat berkatifitas meyelesaikan kegiatan didepan komputer.

              1. Batasi Penggunaan Komputer

              Hal pertama yang harus dilakukan adalah membatasi diri Kita dalam menggunakan komputer. Banyaknya beban tugas pekerjaan ataupun kegiatan sekolah bagi Kita yang diharuskan untuk diselesaikan dengan cepat, secara tidak langsung akan menuntun Kita untuk menyelesaikannya menggunakan komputer secara terus menerus hingga tugas-tugas tersebut selesai.

              Dengan kondisi tersebut, maka secara tidak langsung akan membuat kita lupa waktu dan tidak membatasi penggunaan komputer dalam seharian. Padahal dilain sisi, tubuh Kita tidak dapat dipaksakan untuk terus berhadapan dengan komputer, karena berdasarkan referensi kesehatan, tubuh orang dewasa hanya mampu memiliki waktu maksimal untuk berhadapan dengan layar komputer adalah dua jam saja. Maka usahakanlah untuk menggunakan komputer atau gadget sejenis lainnya kurang lebih 2 jam saja, tidak lebih.

              2. Mengatur Posisi yang Tepat di Depan Komputer

              Posisi yang tepat bagi Anda untuk beraktifitas didepan komputer merupakan hal yang harus diperhatikan, karena apabila Anda abaikan maka bagian-bagian tubuh Anda akan merasakan dampaknya secara langsung, apalagi apabila Anda menggunakan komputer dalam waktu yang lama. Dampak posisi tubuh yang kurang tepat didepan kompter akan membuat badan kita cepat capek atau lelah, leher tegang, mata sakit, punggung terasa sakit, dan sebagainya.

              Berikut ini beberapa posisi yang direkomendasikan apabila Anda menggunakan komputer untuk menjaga kesehatan tubuh Anda, antara lain:
              • Cari kursi atau tempat duduk yang nyaman dan santai dengan dilengkapi sandaran.
              • Gunakan dudukan komputer atau meja komputer yang memiliki ketinggian sejajar antara mata dan layar monitor serta sejajar antara siku tangan dengan keyboard komputer.
              • Posisikan kepala dan leher tegak sejajar dengan layar monitor. Usahakan sudut kepala dan leher sejajar lurus, tidak keatas atau kebawah karena dapat menyebabkan sakit pada leher.
              • Posisikan pundak dengan nyaman dan tidak kaku agar pundak kita nantinya tidak tegang dan sakit.
              • Posisikan lengan dan siku disamping badan dengan nyaman dengan sudut yang lebih besar dari 90 derajat.
              • Posisikan punggung tegak lurus dan sesuaikan kenyamanan punggung, jangan kaku atau tegang. Jangan menggunakan posisi punggung membungkuk karena akan menyebabkan punggung bagian bawah terasa sakit setelah berlama-lama di depan komputer.
              • Posisikan kaki hingga dapat berpijak pada lantai, tidak melayang atau dilipat kurang dari sudut 90 derajat sehingga dapat memberikan kenyamanan.

              3. Mengatur Layar Monitor

              Atur dan posisikan layar monitor senyaman mungkin untuk di lihat pada saat anda menggunakan komputer. beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk mengatur posisi dan penggunaan layar monitor komputer antara lain:
              • Sejajarkan layar monitor lurus dengan mata. Mengatur posisi layar monitor sejajar lurus dengan mata agar memudahkan Anda untuk melihat langsung layar monitor dengan jangkauan mata yang sesuai, sehingga Anda tidak perlu terlalu sering menggerakkan kepala untuk melihat seluruh bagian komputer.
              • Mengatur jarak layar monitor. Letakkan posisi layar monitor sejauh kurang lebih 60 cm dari mata Anda agar mata tidak cepat lelah.
              • Mengatur kecerahan pada layar monitor. Kurangi kecerahan layar monitor sesuaikan dengan kenyamanan mata Anda agar mata tetap sehat apalagi bila menggunakan komputer terlalu lama.
              • Memasang filter pelindung layar. Filter pelindung layar sangat berguna untuk melindungi mata dari radiasi yang dipancarkan oleh layar monitor ketika menatap layar monitor pada jangka waktu lama sehingga mata tidak cepat lelah.

              4. Mengatur Letak Posisi Perangkat Penunjang

              Perangkat penunjang yang dimaksud antara lain seperti mouse dan keyboard. Disarankan untuk meletakkan keyboard dan mouse dalam jangkauan tangan Anda yang tidak jauh dan tidak terlalu dekat sehingga anda masih tetap bisa menggunakannya dengan tangan yang rilek dan nyaman, yakni ditempat yang mudah dijangkau agar mempermudah dan mengurangi pergerakan tangan saat Anda menggunakannya di depan komputer. Sesuaikan kondisi meja atau alasa komputer agar perangkat mouse dan keyboard mudah Anda jangkau dengan nyaman. Gunakan mouse dengan ukuran yang sesuai dengan genggaman tangan Anda, serta keyboard yang dapat diatur ketinggiannya.

              5. Mengatur Lingkungan di Sekitar Anda

              Sebelum beraktifitas didepan komputer, usahakan untuk mengatur tata letak dan suasana disekitar ruangan atau lingkungan tempat Anda akan menggunakan komputer. Dengan pengaturan suasana yang tepat, maka Anda akan merasakan suasana yang nyaman saat menggunakan komputer.

              Anda dapat mengatur posisi kursi dan meja sesuai dengan kenyamanan Anda. Anda dapat mengatur tingkat cahaya ruangan yang tepat bagi Anda, jangan menggunakan komputer ditempat yang gelap atau di ruangan yang sedikit cahaya, karena akan merusak mata Anda saat dipaksakan melihat layar monitor saat menggunakan komputer. Usahakan mengatur posisi Anda berada pada ruangan atau tempat yang mendapat cahaya atau penerangan yang memadai saat menggunakan komputer.

              Ciptakan lingkungan yang bersih, rapi dan tenang disekitar tempat Anda akan menggunakan komputer. Apabila lingkungan sekitar Anda bersih, rapi dan tenang, maka Anda akan lebih rileks dan tenang dalam beraktifitas didepan komputer.

              6. Istirahat Sejenak

              Beraktifitas secara terus menerus didepan komputer akan membuat tubuh kita lelah. Ada baiknya Anda menyempatkan waktu untuk berhenti menggunakan komputer dan beristirahat sejenak.

              Apabila mata Anda lelah, Anda dapat melakukan pencegahan dengan sering mengedipkan mata sehingga permukaan mata tetap basah dan tidak kering. Anda juga dapat mengalihkan pandangan mata pada hal-hal lain disekitar Anda dengan pandangan yang jauh yang dapat memberikan pengalihan mata dari layar monitor. Anda dapat berjalan-jalan disekitar ruangan Anda, melakukan peregangan leher, punggung, kaki, dan tangan, berbincang-bincang dengan teman atau saudara disekitar Anda dan lain sebagainya selama beberapa menit untuk kembali lagi meneruskan kegiatan Anda didepan komputer.

              Apabila Anda telah berhadapan dengan komputer lebih dari dua jam, disarankan untuk beristirahat kurang lebih selama 15 menit. Upayakan saat isitirahat Anda tidak berkatifitas dengan gadget atau perangkat lainnya yang menggunakan layar monitor, disarakan untuk berisirahat secara penuh dengan tiduran dan bersantai.
              Selama istirahat ini, kita tidak boleh menonton TV atau main game.

              7. Melakukan Aktivitas Menyenangkan di Luar

              Salah satu opini yang menarik, kejenuhan dapat timbul dikarenakan kurangnya tantangan baru di dalam aktifitas yang biasa Kita lakukan. Maka untuk mengatasi adanya kejenuhan disaat Anda harus menyelesaikan aktifitas di depan komputer, sebaiknya Anda dapat menyempatkan diri untuk melakukan aktifitas yang menyenangkan diluar tanpa harus lagi berhadapat dengan kegiatan di komputer Anda. 

              Berkumpul dan beraktifitaslah dengan teman atau sanak sodara sehingga dapat memberikan kenyamanan dan relaksasi. Buat liburan disaat waktu luang Anda untuk membantu menyegarkan pikiran. Berjalan-jalan melihat pemandangan ketempat rekreasi pada saat hari libur guna memberikan kenyamanan dan memberikan kesegaran pikiran dan perasaan bagi Anda.

              8. Menata Kembali Ruang Kerja

              Dengan melakukan penataan kembali pada ruang kerja, Anda akan mengalami kesan pembaharuan dan kesegaran yang akan menjadikan suasana yang nyaman bagi Anda dalam bekerja kembali di depan komputer. Dengan lingkungan kerja yang bersih, tertata rapi, dan nyaman secara tidak langsung akan membuat Anda tetap fokus dan tetap semangat untuk bekerja didepan komputer.

              9. Jangan Memaksakan Diri

              Jangan memaksakan diri dengan kondisi tubuh yang sudah lelah atau kurang fit untuk terus melanjutkan kegiatan didepan komputer hingga selesai. Anda harus memahami batas kemampuan tubuh dan pikiran dalam melaksanakan pekerjaan atau aktifitas Anda. Jaga kesehatan tubuh dan pikiran Anda dengan membatasi atau menahan diri untuk tidak terus-menerus melakukan aktifitas didepan komputer, istirahatkan tubuh dan pikiran Anda.

              Demikianlah tips mengenai penggunaan komputer yang sehat dan agar tidak jenuh bekerja didepan komputer. Anda dapat menerapkannya dalam aktifitas sehari-hari disaat Anda beraktifitas menggunakan komputer. Selamat mencoba.

              Apabila Anda mempunyai masukan bagi kami, Anda dapat mengisinya di kolom komentar. Jangan lupa Follow dan Subscribe situs Kami untuk mendapatkan update terbaru artikel-artikel Kami lainnya.
              Rekomendasi Artikel :
              - Tips yang Harus Dilakukan Setelah Membeli Smartphone Baru
              - Tips yang Harus Dilakukan Pada Saat Membeli Smartphone Baru
              - Rangkuman Kode-Kode Smartphone (HP) Android

              Semoga berguna.
              My best regard, thx 😊


              Semangat! “Apa yang akan Anda kerjakan, Ketika Anda tahu, Anda tidak mungkin gagal”

              POPULAR POSTS